Comic 8

comic 8

Kali ini tantangan adalah bagaimana mareka dapat menghadapi kelompok pembunuhan bayaran yang dinamankan THE HUNTERS (Barry Prima, George Rudy, Lidya Kandou, Willy Dozan, Soleh Solihun, Sacha Stevenson). Sementara itu di tempat lain, bos indro sedang dibawah penyelidikan agen interpol yang bernama Chintya (Prisia Nasution). Dia dicurigai sebagai kaki tangan dalam perampokan Bank INI (dari film COMIC 8 yang pertama).

Ketika proses investigasi yang berlokasi di rumah Indro berlangsung, tiba-tiba mereka diserang dan akhirnya Indro, Chintya beserta seorang Satpam komplek (Ence Bagus) yang kebetulan sedang mampir, diculik dan dibawa ke pulau yang sama dengan para agen Comic 8 berada. Di pulau rahasia tersebut, Indro, Chintya dan Ence dipaksa bertarung dengan para petarung dan dijadikan sebagai taruhan judi yang disiarkan ke seluruh dunia. Ternyata Indro membawa bom, akhirnya ketika Chintya dan Ence mengalihkan perhatian, Indro meledakkan ruangan dan berhasil kabur.

Akhirnya Indro dan Ence pergi lebih dahulu untuk mencari dan menghancurkan pengacak sinyal yang menyebabkan orang di dalam pulau tersebut tidak bisa terhubung dengan dunia luar. Sementara itu Chintya harus berhadapan dengan salah satu jagoan dari geng penjahat, yaitu Bella (Hannah Al Rashid) untuk mengulur waktu. Indro dan Ence berhasil menemukan menara pengacak sinyal lalu menghancurkannya. Ternyata, bukan hanya jammer / pengacak sinyal saja yang berhasil mereka musnahkan, namun mereka juga berhasil merusak pemancar sinyal tetha wave yang membuat para agen Comic 8 lupa ingatan.

Setelah tetha wave berhenti, para agen Comic 8 akhirnya ingat siapa diri mereka sebelumnya dan bukan hanya itu saja, tentara bayaran yang disebut The Hunters yang ternyata juga telah dicuci otaknya juga ikut sadar. Akhirnya Comic 8 sekarang fokus untuk menyerang markas THE KING (Sophia Latjuba) yang merupakan otak dari serangkaian peristiwa ini.

Singkat cerita, para agen Comic 8 bertarung melawan anak buah THE KING dan pada akhirnya bisa menemukan dokter yang mencuci otak mereka, yaitu Dr. Pandji ketika hendak melarikan diri karena mengetahui situasinya sudah tidak aman. Saat terpojok dan hendak naik ke kapal, Dr. Pandji mengancam akan meledakkan seluruh pulau karena dia memiliki tombol detonator. Namun ternyata sebelum sebelum dia berhasil melarikan diri atau menekan tombol pemicu bom, tiba-tiba dia dimakan oleh buaya raksasa dan buaya tersebut pada akhirnya berubah menjadi naga terbang!…… he he itu beneran terjadi di film ini, ga nyambung kan.. namanya juga film komedi Sementara THE KING dihadapi seorang diri oleh Chintya yang (tentu saja) dimenangkan oleh Chintya.

Komplotan THE KING akhirnya berhasil diringkus, namun nasib kurang baik menimpa para agen Comic 8, mereka juga ikut ditangkap atas tuduhan perampokan Bank I.N.I walaupun Chintya (agen Interpol) sudah menjelaskan bahwa mereka bukan orang jahat. mYang lebih mengenaskan, Bos Indro melalui video call mengatakan bahwa selama ini para Agen COMIC 8 sebenarnya hanya dimanfaatkan oleh dirinya untuk mendapatkan tengkorak emas yang ada di pulau tersebut.

 

 

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *