Filosofi Kopi

Filosofi Kopi

Filosofi Kopi merupakan sebuah film drama indonesia terbaru 2015. Film “Filosofi Kopi” 2015 di sutradarai oleh Angga Dwimas Sasongko berdasarkan naskah skenario yang di tulis oleh Jenny Jusuf. Film yang di produksi oleh Visinema Pictures dengan durasi 117 Menit ini rilis perdana tanggal 9 April 2015 dan di bulan Desember 2015 ini kembali tayang di bioskop.

Film Filosofi Kopi 2015 bercerita tentang seorang anak petani kopi dimana sejak kecil dia dibesarkan di sebuah perkebunan kopi dia bernama Ben (Chico Jericho). Namun menginjak usia 12 tahun Ben pergi meninggalkan orang tuanya hingga dia bertemu dengan Jody (Rio Dewanto) dan keduanya pun langsung akrab dan mereka pun bersahabat baik. Ben pun di rawat dan di asuh oleh orang tua Jody hingga setelah Ben dan Jody dewasa mereka pun membangun sebuah kedai kopi dimana kedai tersebut mereka namai “Filosofi Kopi”.

Suatu hari hutang yang bernilai ratusan juta pun mengancam keberadaan kedai Filosofi Kopi yang dibangun oleh Ben dan Jody. Di saat keduanya tengah mengatasi masalah hutang dan juga masalah diantara keduanya mucul seorang pengusaha dengan tantangan yang dapat menyelamatkan kedai Filosofi Kopi. Ben yang pandai dalam meracik kopi pun berhasil memenangkan uang sejumlah 1 miliar dari pengusaha tersebut namun sejak kemunculan El membuat hati Ben runtuh karena El mengungkapkan jika ada kopi yang lebih baik daripada kopi racikan Ben. Hingga mereka pun tak memiliki pilihan lain selain mencari kopi Tiwus karena Kopi Tiwus sendiri yang dapat menentukan keberadaan kedai Filosofi Kopi dan juga persahabatan Ben dan Jody.

Filosofi Kopi adalah sebuah buku fiksi karya Dewi Lestari yang akrab dipanggil dengan nama Dee. Selain Filosofi Kopi, karya lain Dee adalah Supernova, Rectoverso, dan Perahu Kertas. Melalui buku Filosofi Kopi ini, Dee ingin menghadirkan bagaimana perjuangan seorang yang memiliki hobi terhadap kopi dan memaknai kopi dari sudut pandang kehidupan. Buku ini dianugerahi sebagai karya sastra terbaik tahun 2006 oleh majalah Tempo . Pada tahun yang sama, Filosofi Kopi juga berhasil dinobatkan menjadi 5 Besar Khatulistiwa Award kategori fiksi.

Inti dari Film Filosofi Kopi yaitu menceritakan tentang hutang yang mengancam keberadaan kedai Filosofi Kopi yang didirikan oleh Jody dan Ben. Di tengah perjuangan mengatasi hutang dan belitan konflik di antara mereka, seorang pengusaha muncul dengan tantangan yang sanggup menyelamatkan Filosofi Kopi. Dengan keahliannya Ben berhasil meracik kopi yang diberi nama Perfecto, sampai kehadiran El yang mengatakan ada kopi yang lebih baik ketimbang mahakarya Ben meruntuhkan semuanya. Ben dan Jody tidak punya pilihan selain pergi mencari Kopi Tiwus yang akan menentukan kelangsungan Filosofi Kopi dan persahabatan mereka.

Dan baca juga film yang ada dibawah ini yang tidak kalah serunya & silakan dibaca isi filmnya:

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *