Mereka Yang Tak Terlihat

Mereka Yang Tak Terlihat

Film diawali dengan cerita seorang Saras (Estelle Linden), seorang anak yang dianugerahi bakat khusus yaitu bisa melihat makhluk astral. Sementara adikny, Laras tidak memiliki bakat itu. Berdua mereka dibesarkan oleh ibunya saja, Lidya (Sophia Latjuba). Bertiga mereka hidup dalam semi berkecukupan. Selain dari jualan kue kering, entah, ibu mereka ini kerja sambilan apa lagi, bisa jadi masih ada warisan dari orang tuanya, mengingat rumah tempat tinggal mereka juga terbilang bangunan kuno jaman kolonial, tapi berhubung nenek Saras adalah semacam nenek yang diperankan oleh Maria Oentoe, jadi fix, mereka sebenernya blasteran bule yang warisannya habis di turunan ke 4.

Awal muasal Saras bisa berkomunikasi dengan makhluk astral adalah ketika kematian neneknya. Saras mendapatkan pesan dari neneknya perihal perhiasan yang dipakai sewaktu pemakaman. Namun Lidya tidak serta merta percaya begitu saja. Lidya mulai dari itu menganggap Saras sarap. mungkin lebih tepatnya Lidya punya alasan kenapa dia bersikap dingin seperti itu kepada Saras.

Semenjak interaksi dengan neneknya di dunia astral, Saras pun akhirnya bisa merasakan kehadiran-kehadiran makhluk astral di sekitarnya. Selalu muncul dan selalu ada. Rumor kebisaan Saras bisa melihat makhluk astral di dunia, membuat seluruh penghuni alam astral berbondong- bondong mencari Saras.

Awalnya Saras risih, takut, males… namun dia memahami bahwa ada semacam tanggung jawab yang muncul bila mendengar cerita-cerita yang lain dari makhluk astral. Apalagi ditambah dengan kasus kematian sahabatnya. Hingga Saras memutuskan untuk membantu memecahkan masalah orang-orang meninggal yang masih ada urusan dengan yang masih hidup.

Saras sudah gak sedisiplin itu. Kesibukannya sebagai pembawa pesan dari makhluk astral semakin menjauhkan keduanya. Termasuk ketika Saras kemasukan setan gegara adiknya, si Laras bermain Jaelangkung. Seperti film horror pada umumnya, Lidya semakin fix kalo hubungannya semakin erat dengan Saras.

Melihat tingkah pola Saras, Lidya kewalahan dan memanggil kakaknya yang seorang psikiatris. Rupa-rupanya ada untaian benang merah yang akan menjadi latar belakang kenapa Lydia sangat keras dalam mendidik anaknya.

Hingga pada suatu ketika, Saras dan kedua temannya berniat untuk menginvestigasi dibalik kematian Dinda, alumnus sekolah yang sama dengan Saras namun berbeda perlakuan dari masyarakatnya. Hingga Saras harus mendatangi rumah orang tua Dinda untuk mengumpulkan teka teki. Yang akhirnya membawa Saras pada permasalahan baru yg lebih rumit.

 

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *