Perahu Kertas 2

Judul : Perahu Kertas 2
Produser: Chand Parwez Servia, Putut Widjanarko
Sutradara: Hanung Bramantyo
Pemeran: Maudy Ayunda, Adipati Dolken, Reza Rahadian, Elyzia Mulachela, Tio Pakusadewo, Ira Wibowo,
Ben Kasyafani

Sipnosis

Film ini bukanlah sekuel dalam pengertian yang lazim, di mana masing-masing bagian mempunyai gagasan dan kesatuan cerita sendiri. Ini sebuah cerita panjang yang dibelah menjadi dua bagian dengan pertimbangan masa tayang dan tentu saja kalkulasi komersial.

Artinya, film bagian kedua ini sekadar kelanjutan bagian sebelumnya, sehingga sulit dinikmati dan dinilai terpisah. Banyak informasi kunci dan penanda-penanda lain yang merupakan logika cerita telah terpapar di bagian pertama. Tanpa bekal itu kejadian-kejadian penting, bahkan pivot point cerita, akan terlihat mengada-ada. Jadi anggaplah skor untuk keseluruhan film ini adalah skor rata-rata Perahu Kertas dan Perahu Kertas 2.

Setelah tiga tahun relatif berhasil membangun karier serta menemukan pasangan yang tampaknya ideal, Kugy (Maudy Ayunda) dan Keenan (Adipati Dolken) bertemu kembali dalam pesta pernikahan sahabat mereka. Seperti dalam pertemuan awal, dengan cepat kesamaan jiwa dan frekuensi mempertautkan kembali keduanya. Tapi CLBK (bukan “cinta lama bersemi kembali”, melainkan “cinta lama belum kesampaian”) itu bisa disetop sebelum menimbulkan komplikasi. Mereka pun memperbarui komitmen dengan pacar masing-masing, Remi (Reza Rahadian) dan Luhde (Elyzia Mulachela).

Kendati lebih dramatis, plot film ini, yang (selain keunikan karakter) merupakan nyawa sebuah dongeng, lebih longgar dibanding bagian pertama. Di banyak bagian cerita juga “melantur” ke
penggambaran pelbagai informasi kunci tambahan dan penegasan atas penanda-penanda dalam bagian sebelumnya guna memperkuat logika cerita. Sutradara Hanung Bramantyo berusaha keras menyiasati kelemahan tersebut dengan memperlambat ritme serta menambah atau memperpanjang durasi beberapa adegan.

Namun hal itu bisa tertutupi karena pada bagian kedua inilah gagasan pembuat film, yang tersembunyi di balik romansa CLBK dua agen Neptunus di muka bumi, mulai terbaca dan bisa dimaknai oleh penonton.

Kiasan

Penggunaan judul dan pengantar cerita dengan simbolisasi perahu kertas mudah terlihat sebagai isyarat kuat bahwa film berlatar awal sampai pertengahan tahun 2000-an ini adalah dongeng penuh kiasan.

Penggambaran Kugy dan Keenan sebagai agen Neptunus, misalnya, merupakan perlambang kesamaan jiwa yang tidak ada pada relasi mereka dengan orang lain. Keduanya seolah ditakdirkan berada dalam planet tersendiri. Oleh karena itu tidak diperlukan banyak kecerewetan lain buat menjelas-jelaskan lagi mengapa gelombang perasaan dua sejoli itu cepat nyambung, lebih mudah larut dalam kegembiraan yang sama, dan mampu bertahan lama.

Baca Juga :

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *